Senin, 26 Oktober 2015

Pengertian dan Penjelasan tentang Mail server dan FTP

Mail Server

Materi yang akan saya share kali ini adalah tentang apa itu mail server, dalam materi ini saya akan mencoba menjelaskan sedikit tapi lengkap materi mail server mulai dari pengertian definisinya mail server, protokol dan server pada mail server beserta penjelasannya, pengertian dan macam - macam port, dan cara kerja mail server itu sendiri beserta gambar cara kerjanya. Untuk yang mau tahu dan ingin tahu lebih banyak tentang mail server, yuk mari kita simak artikelnya.

apa itu mail server cara kerja

Pengertian Mail Server

Mail Server atau E-Mail Server adalah perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, mail server juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa ftp. Selain itu mail server juga dapat dikatakan sebagai aplikasi yang digunakan untuk penginstalan email. 

Sebuah komputer yang didedikasikan untuk menjalankan jenis aplikasi perangkat lunak komputer yang juga disebut Mail Server, hal ini dianggap sebagai jantung dari setiap email sistem. Mail Server biasanya dikelola oleh seorang yang biasanya dipanggil post master.

Tugas Post Master
- Mengelola Account
- Memonitor Kinerja Server
- Tugas Administratif Lainnya

Protokol Pada Mail Server

Protokol yang umum digunakan antara lain protokol SMTP, POP3 dan IMAP.
  • SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) digunakan sebagai standar untuk menampung dan mendistribusikan email.
  • POP3 (Post Office Protocol v3) dan IMAP (Internet Mail Application Protocol) digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote yaitu tidak perlu login ke dalam sistem shelll mesin mail server tetapi cukup menguhubungi port tertentu dengan mail client yang mengimplementasikan protocol POP3 dan IMAP.

Server Pada Mail Server dan Penjelasannya

Pada mail server terdapat 2 server yang berbeda yaitu :
  • Outgoing Server (Sending email) : Protocol server yang menangani adalah SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) pada port 25.
  • Incoming Server (Receiving email) : Protocol server yang menangani adalah POP3 (Post Office Protocol) pada port 110 atau IMAP (Internet Message Access Protocol) pada port 143.
Penjelasan dari Server yang menangani outgoing email dan incoming email sebagai berikut :

SMTP Server : Saat anda mengirimkan email maka email anda akan ditangani SMTP Server dan akan dikirim ke SMTP Server tujuan, baik secara langsung maupun melalui beberapa SMTP Server dijalurnya. Apabila server tujuan terkoneksi maka email akan dikirim, namun apabila tidak terjadi koneksi maka akan dimasukan ke dalam queue dan di resend setiap 15 menit, apabila dalam 5 hari tidak ada perubahan maka akan diberikan undeliver notice ke inbox pengirim.

POP3 Server : Jika menggunakan POP3 Server, apabila kita akan membaca email maka email pada server di download sehingga email hanya akan ada pada mesin yang mendownload email tersebut (kita hanya bisa membaca email tersebut pada device yang mendownload email tersebut).

IMAP Server : Jika menggunakan IMAP Server, email dapat dibuka kembali lewat device yang berbeda.

Apa Itu Port ?

Port adalah socket atau jack koneksi yang terletak di luar unit sistem sebagai tempat kabel - kabel yang berbeda ditancapkan. Port berfungsi untuk mentransmisikan data. Berikut macam - macam port :
  • Port Serial
  • Port Pararel
  • Port SCSI (Scuzzy)
  • Port USB 

Cara Kerja Mail Server (singkat)

Cara kerja mail server mempunyai berbagai macam versi penjelasan mengenai cara kerjanya, dalam artikel ini saya akan menjelaskan 2 versi cara kerja mail server yang sudah saya rangkum dari berbagai sumber. Sebenarnya cara kerja antara versi 1 dan 2 mempunyai inti yang sama, hanya saja penjelasannya yang beda, silahkan anda pilih yang mana.

Cara Kerja Mail Server #Versi 1
Proses pengiriman e-mail malalui tahapan yang sedikit panjang. Saat e-mail di kirim, maka e-mail tersebut disimpan pada mail server menjadi satu file berdasarkan tujuan e-mail. File ini berisi informasi sumber dan tujuan, serta dilengkapi tanggal dan waktu pengiriman. Pada saat user membaca e-mail berarti user telah mengakses server e-mail dan membaca file yang tersimpan dalam server yang di tampilkan melalui browser user.

Gambar proses cara kerja mail server 1
Gambar proses cara kerja mail server2

Cara Kerja Mail Server #Versi 2
Cara kerja ini saya ambil dari Xmodulo, sebelum memahami proses cara kerja mail server sebaiknya anda mengenal terlebih dahulu singkatan - singkatan dari MUA, MTA, MDA dll. Berikut penjelasannya :
  • Mail User Agent (MUA) : MUA adalah komponen yang berinteraksi dengan pengguna akhir secara langsung. Contoh dari MUA yaitu Thunderbird, MS Outlook, Zimbra Desktop. Interface webmail seperti Gmail dan Yahoo juga MUA.
  • Mail Transfer Agent (MTA) : MTA bertanggung jawab untuk mentransfer email dari mail server mengirimkan sampai ke server penerima email. Contoh MTA yaitu sendmail dan postfix.
  • Mail Delivery Agent (MDA) : Dalam surat server tujuan, MTA lokal menerima email masuk dari MTA terpencil. Email tersebut kemudian dikirimkan ke kotak surat pengguna dengan MDA.
  • POP / IMAP : POP dan IMAP adalah protokol yang digunakan untuk mengambil email dari kotak surat penerima server untuk penerima MUA.
  • Mail Exchanger Record (MX) : Record MX adalah entri DNS untuk mail server. Catatan ini menunjuk ke alamat IP ke arah mana email harus ditembak. MX record terendah selalu menang, yaitu, mendapat prioritas tertinggi. Sebagai contoh, MX 10 adalah lebih baik daripada MX 20. Alamat IP dari MX record dapat bervariasi berdasarkan desain dan konfigurasi persyaratan, seperti yang akan dibahas nanti dalam artikel.
Diagram cara kerja mail server
Ketika pengirim mengklik tombol kirim, SMTP (MTA) memastikan ujung ke ujung pengiriman email dari pengirim-sisi server ke server tujuan. Setelah mencapai server tujuan, MTA lokal ke server tujuan menerima email, dan di pindahkan ke MDA setempat. MDA kemudian menulis email ke kotak pesan penerima. Ketika penerima memeriksa email, mereka diambil oleh MUA dengan menggunakan protokol seperti POP atau IMAP.

Pengertian, Fungsi dan Cara Kerja FTP (File Transfer Protocol)

On June 30, 2014 by Richard Suhartono
FTP (File Transfer Protocol) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk pertukaran file dalam suatu jaringan komputer yang mendukung protokol TCP/IP. Dua hal pokok pada FTP yaitu FTP Server dan FTP Client. FTP juga bisa dikatakan sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah framework.
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan pengngunggahan (upload) berkas-berkas komputer antara FTP Client dan FTP Server. Sebuah Client FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah Server FTP, sementara Server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah Client FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke Server FTP, serta mengunduh berkas dari Server FTP.
Fungsi FTP yang utama adalah melakukan pertukaran file dalam jaringan.
Fungsi FTP adalah Melakukan transfer file antara komputer yang terhubung melalui jaringan, termasuk internet. Dalam bahasa teknis, FTP dikenal sebagai protokol jaringan yang memungkinkan transfer file antara komputer yang tersambung pada TCP/IP yang berbasis jaringan. Hal ini mencangkup serangkaian peraturan dan prosedur untuk transfer data digital yang aman. FTP juga berfungsi untuk mempermudah dalam pembagian file-file., mempercepat secara tidak langsung atau implicyt menggunakan komputer remote, melindungi user dari berbagai file storage system antar host.
Fungsi FTP Server adalah menjalankan perangkat lunak yang digunakan untuk pertukaran file (File Exchange), yang selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapatkan request atau permintaan dari FTP Client. FTP Client adalah komputer yang meminta koneksi ke FTP Server untuk tujuan tukar menukar file (Upload dan Download File).
Cara Kerja FTP Cara utamanya digunakan dalam pengembangan situs web untuk menjalankan fungsi-fungsi FTP yaitu mentransfer halaman file dari komputer Client ke situs web komputer hosting, juga digunakan oleh situs yang menyediakan fasilitas download file. Ini juga digunakan untuk file intra-jaringan pada sistem jaringan komputer kecil. Sebagian besar program termasuk web browser memiliki dukungan built-in untuk transfer data berbasis FTP.
 

Senin, 19 Oktober 2015

cara memblokir situs menggunakan debian 7


Setelah  Setting Debian 7 Wheezy Sebagai Router selesai, langkah berikutnya dalam konfigurasi proxy adalah :


1. Konfigurasi Proxy Squid

Setelah terkonfigurasi IP Forward dan IP tables, langkah berikutnya adalah konfigurasi Proxy (Squid) :
Nahh.. Berikut caranya :

- Install squid
# apt-get install squid

- Edit file squid.conf
# nano /etc/squid/squid.conf

- Ada beberapa parameter yang harus diubah dalam file ini. Cari code agar lebih cepat dengan cara Ctrl + W. Misal :

Hal-hal yang diubah diantaranya:
  • Cari bagian http_port 3128 
Ubah menjadi
 

  • Cari bagian "cache_mgr"

  
Ubah menjadi
 

  • Cari bagian “visible_hostname”
  

 Ubah Menjadi

 

  • Cari bagian “cache_dir ufs /var”
 Hilangkan pagar di depan baris cache menjadi


  • Cari bagian “#cache_mem 8 MB”
 Hilangkan # de depannya kemudian ganti biasanya 1⁄4 dari RAM.

  • Cari bagian “dns_nameservers”
Pada bagian # none, ubah menjadi


  • Cari bagian “acl CONNECT”
Tambahkan script seperti di bawah ini :



Keterangan :
  • acl ngawen src 192.168.15.2/24 : Membuat acl bernama “ngawen” yang memuat netID 192.168.15.2/24
  • acl blokir dstdomain "/etc/squid/blokir" : Membuat acl bernama “blokir” yang berisikan domain, dengan daftar domain di file "/etc/squid/blokir" (di sini merupakan situs yang akan diblokir)
  • http_access deny blokir : Melarang akses yang menuju ke acl “blokir” (memblokir situs yang didaftar di "/etc/squid/blokir")
  • http_access allow ngawen : Memperbolehkan akses dari ip yang terdaftar pada acl "ngawen" (192.168.100.0/26)

Setelah konfigurasi selesai lalu simpan dan keluar.

- Restart squid
# service squid restart
- Lalu edit pada file "/etc/squid/blokir". Sesuai konfigurasi pada /etc/squid/squid.conf pada bagian acl CONNECT.
# nano /etc/squid/blokir

- Isikan /ketikan nama-mana situs yang akan di blockir. Misalnya :


- Lalu buat cache squid dengan perintah
# squid –z

- Restart squid
# service squid restart
- Jika sudah,supaya squid menjadi transparent kita perlu membelokkan semua akses dari client yang menuju port 80 (http) menuju port squid (3128) dengan mengunakan iptables, perintahnya sebagai berikut:

# iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp -i eth1 -s 192.168.15.0/24 --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128
Keterangan perintah :

-A PREROUTING
: untuk melakukan NAT paket data yang memasuki firewall

-p tcp : koneksi menggunakan protokol TCP

-i eth1 : in interface (interface yang menuju client) bagian ini adalah optional

-s 192.168.15.0/24 : aturan iptables hanya akan diterapkan untuk koneksi yang berasal dari

--dport 80
: port yang akan dikenakan aturan iptables (destination port)

-j REDIREC
T : aturan yang akan digunakan yaitu REDIRECT

--to-port 3128 : port tujuan dari aturan redirect, yaitu port squid


- Untuk melihat hasil konfigurasi IP Tables, gunakan perintah :
# iptables -t nat -nL
- Agar semua konfigurasi iptables tidak hilang sewaktu router di restart,ketikkan perintah iptables di atas ke file “/etc/rc.local” letakkan di atas exit 0
# nano /etc/rc.local
 

- Isikan IP tables yang telah dikonfigurasi tadi diatas tulisan exit 0 :




- Konfigurasi Proxy selesai.


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

** Pengujian !!


2. Konfigurasi Client

Client dapat mengakses dengan 2 cara, yaitu dengan LAN atau Wifi. Berikut cara untuk keduanya.
  • Melalui LAN
- Atur IP address server pada ether1 (Eth1) agar terhubung ke internet
 
- Sambungkan NIC eth1 ke Client anda
- Atur IP address pada komputer. Pastika satu jaringan dengan eth1 server
- Buka cmd. Tujuannya agar dapat mengecek koneksi antar keduanya.
- Setelah terkoneksi coba buka situs yang telah di blokir pada Browser. Misalnya : youtube.com

Nah beginilah tampilannya :

Akan tetapi, jika memakai LAN perlu HUB atau sejenisnya untuk memperbayak  Client. So, menurut saya RUWET :D

  • Melalui Wifi
- Siapkan TP-Link
- Konfigurasi menjadi Access Point. Pastikan IP address TP-Link satu jaringan dengan eth1
- Sambungkan TP-Link ke eth1
- Akses internet melalui jaringan TP-Link
- Buka Browser, buka situs yang telah di blokir.

Nah, berikut tampilan jika anda berhasil